Gus Ipul Terima Audiensi Wagub Malut, Bahas Konflik Sosial-Sekolah Rakyat

5 hours ago 2

Jakarta -

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menerima audiensi Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta Pusat. Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis, mulai dari penanganan konflik sosial di Halmahera Tengah, pembangunan Sekolah Rakyat, hingga dampak gempa bumi di Pulau Batang Dua.

Konflik sosial yang menjadi perhatian terjadi antara warga Desa Banemo dan Desa Sibenpopo di Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara. Peristiwa ini bermula dari penemuan jenazah seorang warga Desa Banemo pada Kamis (2/4) dini hari. Kejadian tersebut memicu ketegangan dan bentrok antarwarga yang menyebabkan korban jiwa, luka-luka, serta kerusakan rumah.

Selain konflik sosial, pertemuan juga membahas bencana gempa bumi yang mengguncang Pulau Batang Dua, Kota Ternate, pada Kamis (2/4). Gempa tersebut tercatat bermagnitudo 7,6.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gus Ipul menegaskan komitmen Kementerian Sosial untuk mendukung kebutuhan masyarakat yang terdampak baik oleh konflik sosial maupun bencana alam di Maluku Utara.

"Bismillah, kita tindaklanjuti, Pak Wagub. Kami dukung apa yang dibutuhkan," kata Gus Ipul, dalam keterangan tertulis, Selasa (14/4/2026).

Dalam kesempatan yang sama, pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Maluku Utara juga menjadi topik pembahasan. Saat ini, pembangunan dilakukan di dua lokasi, yakni di Desa Rioribati, Kabupaten Halmahera Barat, dan Desa Kukumutuk, Kabupaten Halmahera Utara.

Gus Ipul meminta Wakil Gubernur Maluku Utara untuk terus memantau perkembangan pembangunan tersebut. Ia juga menyampaikan keinginannya untuk meninjau langsung proses pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah tersebut.

"Insya Allah, saya mau lihat (pembangunan) Sekolah Rakyat," tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe menyampaikan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat berjalan dengan baik dan sesuai rencana. Ia menyebutkan bahwa proyek tersebut ditargetkan selesai pada Juni 2026.

"Dua-duanya progresif. Menurut informasi di lapangan, selesainya mungkin Juni," ungkap Sarbin.

Simak juga Video 'Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Ditargetkan Rampung Akhir Juni':

(akn/ega)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |