Ekonomi RI Melesat 5,61%, Rupiah Malah Melemah ke Rp17.425/US$

7 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah terpantau melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) usai rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I-2026 pada siang ini, Selasa (5/5/2026).

Melansir data Refinitiv, pada pukul 11.15 WIB, rupiah terpantau berada di level Rp17.425/US$ atau terdepresiasi 0,35%.

Pelemahan ini melanjutkan tekanan yang sudah terlihat sejak pembukaan perdagangan pagi tadi, ketika rupiah dibuka melemah 0,09% di level Rp17.380/US$.

Tekanan terhadap rupiah terjadi seiring pengumuman Badan Pusat Statistik (BPS) yang melaporkan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada kuartal I-2026 sebesar 5,61% secara tahunan (year-on-year/yoy), lebih tinggi dari ekspektasi pasar.

Secara kuartalan, ekonomi Indonesia terkontraksi 0,77% (quarter-to-quarter/qoq).

Sebagai catatan, konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia dari 12 institusi/lembaga sebelumnya memproyeksikan pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 sebesar 5,40% yoy. Sementara secara kuartalan, ekonomi diperkirakan terkontraksi 1,0% qoq.

Meski data pertumbuhan ekonomi lebih baik dari ekspektasi, rupiah masih belum mampu keluar dari tekanan.

(evw/evw)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |