Astronaut Mendadak Bisu di Luar Angkasa, Penyebabnya Masih Misterius

6 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Seorang astronaut NASA dikirim pulang pada Januari karena "permasalahan kesehatan yang misterius." Kini terungkap, bahwa astronaut yang dipulangkan tiba-tiba tak bisa bicara.

Setelah berbulan-bulan namanya dirahasiakan oleh NASA, sang astronaut yang bernama Mike Fincke kini mulai mau berbicara ke publik soal insiden yang menyebabkannya harus segera kembali ke Bumi.

Pada Januari lalu, Fincke dijadwalkan untuk melakukan spacewalk atau keluar dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) bersama astronaut Zena Cardman. Mereka bertugas memasang komponen untuk menambah "daya" di ISS, sebagai persiapan untuk mengeluarkan laboratorium tersebut dari orbit.

Namun, spacewalk tersebut diumumkan batal akibat "permasalahan medis." Beberapa saat setelah kembali ke Bumi, Fincke mengumumkan sendiri identitas dirinya lewat pernyataan pers.

"Pada 7 Januari, saat ada di ISS, saya mengalami peristiwa medis yang membutuhkan perhatian segera dari kru. Berkat respons cepat mereka dan panduan dari ahli bedah NASA, kondisi saya bisa distabilkan," kata Fincke. "Setelah evaluasi lebih lanjut, NASA menentukan bahwa tindakan paling aman adalah memulangkan lebih awal seluruh Crew-11, agar bisa menggunakan teknologi pencitraan yang tidak tersedia di ISS."

Dalam wawancara dengan AP News yang dikutip oleh IFL Science, Fincke mengungkapkan bahwa insiden terjadi saat ia sedang makan malam dan berlangsung kurang lebih selama 20 menit.

"Terjadi tiba-tiba, sangat cepat. Para kru melihat saya mengalami masalah. Semua bertindak hanya dalam beberapa detik," kata Fincke.

Ketika mengalami permasalahan kesehatan tersebut, Fincke tiba-tiba tak bisa berbicara. Pemeriksaan di Bumi sampai saat ini belum menemukan penyebab serangan yang dialami Fincke.

"Dokter masih tidak tahu kenapa. Kabar baiknya adalah data menunjukkan bukan sesuatu yang parah. Saya tidak mengalami stroke. Bukan serangan jantung," katanya kepada NBC News.

Fincke merasa permasalahan yang dialaminya terkait dengan luar angkasa. Ia telah mengalami 549 hari di lingkungan gravitasi mikro dan telah berada di ISS selama 5,5 bulan.

NASA tengah memeriksa rekam medis astronaut lainnya untuk mencari tahu penyebab serangan medis yang dialami Fincke.

"Kini kami mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Kami hampir yakin bahwa ini terkait luar angkasa. Karena kita berencana untuk mengeksplorasi ruang angkasa lebih jauh dan lebih lama. Akan sangat baik untuk memahami apa yang bisa terjadi pada kita, dan mencari solusinya," kata Fincke.

(dem/dem)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |