Bogor -
Sekelompok pengendara motor (pemotor) yang diduga suporter tim sepak bola terlibat keributan di Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Satu unit motor sempat dilempar ke kali oleh para pihak yang berseteru.
Peristiwa tersebut juga viral di media sosial. Kapolsek Cibungbulang Kompol Iwan Wahyudi mengatakan keributan terjadi setelah kegiatan nonton bareng (nobar) di Leuwiliang dan Pamijahan pada Selasa (4/8).
"Jadi ceritanya yang benar itu gini, awalnya kan di (Kecamatan) Leuwiliang itu ada nobar yang digelar sponsornya dari The Jak Mania, sedangkan di Pamijahan itu oleh Persib Bandung sponsornya," kata Iwan saat dihubungi, Rabu (5/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iwan menjelaskan dua orang mengendarai dua unit motor mengarah ke Simpang Pamijahan setelah nobar di Pamijahan usai. Pada saat bersamaan, puluhan pemotor dari suporter tim lawan melintas dari arah Leuwiliang dan memberhentikan kedua korban.
Pengendara motor yang ketakutan langsung pergi meninggalkan kendaraannya. Kendaraan yang tidak bertuan itu kemudian dibuang ke kali oleh kelompok suporter lainnya.
"Di lokasi, melihat dua pengendara motor ini menggunakan kaus seperti itu, mereka (rombongan suporter Persija) berhentikan. Pengendara yang menggunakan kaus Persib itu kabur karena takut dikeroyok kan. Akhirnya motornya dibuang ke kali oleh kelompok yang dari Leuwiliang itu dan motor yang satunya itu diambil kuncinya," ujar Iwan.
"Nggak ada, jadi bukan tawuran. Jadi dua pengendara motor ini kabur meninggalkan motornya. Yang satu motor diangkat terus dilemparin ke kali, yang satu motornya ditinggal berikut kuncinya, kemudian kuncinya diambil sama anak-anak yang nobar di daerah Leuwiliang ini," lanjutnya.
Tidak ada laporan terkait korban luka dalam kejadian tersebut dan pemilik kendaraan juga belum membuat laporan resmi. Iwan mengatakan situasi pasca-kejadian tetap kondusif dan tidak ada serangan susulan.
"Nggak ada laporan, kita sudah sarankan malam itu untuk membuat laporan, tetapi sampai saat ini belum ada yang datang (membuat laporan). Jadi malam tadi tetap kondusif, hanya kejadian motor itu dilempar ke kali dan satu lagi kuncinya diambil. Nggak ada kejadian lanjutan baik dari kelompok yang sama maupun kelompok yang lain," kata Iwan.
(sol/ygs)


















































